Virus Ebola` juga Jangkiti Komputer
Jakarta -
Virus Ebola tidak saja membuat panik dunia kesehatan, melainkan juga dunia
teknologi. Tentunya bukan virus medis Ebola yang menyerang dunia teknologi,
akan tetapi telah muncul sebuah malware baru bernama 'Ebola Virus' yang
dikabarkan telah menyerang banyak komputer.
Menurut yang dilaporkan laman The Verge, penyebaran malware Ebola ini
melalui email. Banyak pengguna yang menginformasikan bahwa mereka mendapatkan
sebuah email yang diklaim dari World Health Organization (WHO). Di dalamnya
menawarkan bantuan dan nasihat tentang tata cara menanggulangi virus Ebola.
Namun jangan sekali-sekali berani untuk membuka email
tersebut. Jika dibuka, malware akan langsung menyebar di komputer Anda.
Bahayanya, jenis malware ini diyakini memungkinkan para hacker untuk mengakses
berbagai data pribdai yang ada di komputer Anda. Khususnya data-data yang
berhubungan dengan transaksi finansial.
"Sudah lumrah penjahat cyber memanfaatkan peristiwa
besar, bencana dan wabah untuk memikat calon korban dan menyebarkan malware
mereka,” kata seorang ahli dari lembaga kemanan Spiderlabs Trustwave.
Lebih lanjut pihak Spiderlabs Trustwave menjelaskan, malware
Ebola menjadi begitu merepotkan karena keberadaannya tidak terdeteksi oleh
software anti virus. Para pengguna diharap waspada dan melakukan tindak
pencegahan dengan tidak sembarang membuka email dari pihak asing.